Batu granit merupakan jenis bebatuan yang memiliki banyak kegunaan. Secara terminologi, batu granit merupakan jenis batuan beku yang memiliki sifat asam. Batu granit terbentuk dari proses pembekuan magma yang berlangsung secara bertahap dan perlahan di dalam bumi. Secara fisik, batu granit berwarna abu-abu, putih, dan kombinasi keduanya. Batu ini juga terkadang muncul dengan warna jingga atau merah muda. Warna atau rona yang ada pada batu granit tersebut tergantung proses kimiawi yang dialaminya serta kandungan mineral yang ada di dalamnya.
Secara alami, batu granit ditemukan dalam ukuran yang besar, kokoh, serta keras. Batu granit kemudian dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan menggunakan alat potong yang kuat untuk kepentingan selanjutnya. Inilah yang menjadi alasan batu granit dipakai untuk material bangunan.
Kekuatan batu granit sangat baik untuk dijadikan bahan bangunan. Kilaunya yang menawan merupakan ciri utama dari batu ini. Granit juga baik untuk diletakkan di dalam maupun di luar ruangan sebab batu ini tahan akan cuaca panas dan dingin, serta tahan asam.
[table id=1 /]Jenis Jenis Granit


Cara Pemasangan Granit Pada Lantai
- Dasaran untuk plaster semen sebaiknya sudah dibuat rata sehingga dapat memudahkan proses pemasangan untuk hasil yang lebih maksimal.
- Standar ukuran dimulai dari 1 keping memanjang. Untuk pemasangan yang nyaris tanpa nat, dimulai dengan 3 baris memanjang.
- Arah pemasangan yang benar adalah dari bagian tengah ruangan ke bagian luar. Pemasangan dari luar ke dalam adalah cara yang salah.
- Bila menggunakan semen pasir, dianjurkan perbandingan campurannya adalah 1:3
- Bila menggunakan lem semen atau semen instan, harus sesuai dengan standar yang diberikan oleh masing-masing pabrik semen tersebut.
- Adukan semen dan pasir dibuat agak kering (tidak terlalu lembek), agar pada saat kadar air menyusut tidak beresiko tinggi.
- Permukaan bawah keramik granit boleh diberi adonan semen dan air yang cukup kental.
- Campuran semen dan pasir dibuat merata di permukaan yang akan dipasang, disarankan menggunakan trawl.
- Sebelum keramik granit dipasang, bagian tepi dari campuran semen pasir dibuang 1-1,5 cm sepanjang keliling keramik granit (untuk mengurangi tekanan ke samping dari kelebihan campuran tersebut).
- Kerataan permukaan sangat diutamakan. Potongan keramik granit dan juga waterpass panjang bisa digunakan sebagai patokan.
- Setelah terpasang dengan baik, permukaan keramik granit tidak boleh diinjak selama 4 hari (untuk semen pasir) dan 2 hari untuk lem semen.
